Angka yang bikin kami membangun JAGAD
Skala kerugian penipuan online di Indonesia, dan kenapa kecepatan melapor menentukan segalanya.
Laporan penipuan masuk per hari
Tren harian (ilustrasi) di sekitar rata-rata ≈ 1.000 laporan/hari · sumber IASC
0
Laporan penipuan masuk
≈ 1.000 per hari · sumber IASC, Nov 2024-Des 2025
Rp 0,0 T
Total kerugian nasional
≈ Rp 22 jt per laporan
Korban melapor di golden hour
1 jam pertama · Tech in Asia / IASC
Sedikitnya laporan tepat waktu bikin peluang pembekuan rekening pelaku hilang.
Berapa yang berhasil kembali?
Dari total kerugian nasional, hanya sebagian kecil dana yang berhasil diselamatkan.
Sumber: IASC (recovery ~4,7% dari total kerugian).
Kerugian per kategori penipuan
Diurutkan dari kerugian terbesar. Sumber: IASC.
- Telepon Palsu & PenyamaranRp 1,31 T
31.299 kasus
- Investasi Bodong MikroRp 1,09 T
19.850 kasus
- Belanja OnlineRp 988 M
53.928 kasus
- Lowongan Kerja PalsuRp 656 M
18.220 kasus
- Phishing / Cyber FraudRp 507 M
13.386 kasus
- Penipuan Media SosialRp 491 M
14.229 kasus
- Social EngineeringRp 361 M
9.436 kasus
- Undian & Hadiah PalsuRp 189,9 M
15.470 kasus
- Malware File APKRp 134 M
3.684 kasus
- Pinjol PalsuRp 40,6 M
4.793 kasus
Fraud intelligence, dari lapangan
Setiap laporan yang disusun lewat JAGAD menghasilkan sinyal terstruktur dan teranonimisasi, langsung dari korban, sebelum dana sempat berpindah lebih jauh.
46%
korban kehilangan uang dalam kurang dari 30 menit sejak kontak pertama
84%
korban tidak mendapatkan kembali dananya sepeser pun
Survei primer tim NiceShield, 56 responden
Ajak diskusi kemitraanSinyal penipuan terbaru
Contoh tampilan: pola modus teranonimisasi dari laporan pengguna.
- Impersonation: mengaku polisiRisiko tinggi
- QRIS palsu di media sosialRisiko tinggi
- Investasi bodong skala mikroDiproses